Prodi Teknik Mesin Fti Uii kembali menyelenggarakan temu alumni pada tahun 2019 ini. Acara ini merupakan rangkaian acara Lustrum ke 4 Prodi Teknik Mesin FTI UII, 20 tahun prodi ini berdiri dan tentunya sudah banyak lulusan Prodi Teknik Mesin yang berkiprah untuk kemajuan bangsa ini.

Berlangsung pada Sabtu 14 Desember 2019, acara ini dihadiri oleh alumni dari berbagai angkatan, termasuk anggota himpunan Teknik Mesin UII. Turut hadir juga pada dosen pengajar dan staf di Prodi Teknik Mesin FTI UII.

Foto bersama antara para Alumni Teknik Mesin UII, Dosen dan Staf Prodi.

Dengan acara temu alumni ini diharapkan tetap terjalinnya hubungan yang baik antara Prodi Teknik Mesin FTI UII dengan alumni yang sudah terjun ke dunia industri ataupun di bidang wirausaha dan lainnya. Dari pertemuan ini tentunya akan memberikan informasi yang dapat memberikan kontribusi yang potisif untuk perkembangan pendidikan di Teknik Mesin.

Solidarity Forever

Dalam rangka memperingati berdirinya Prodi Teknik Mesin FTI UII yang ke 20 tahun pada tahun 2019 ini, Prodi Teknik Mesin FTI UII menyelenggarakan acara Kolokium & Temu Alumni. Acara berlangsung pada 14 Desember 2019 mengambil tempat di Auditorium FTI UII, mulai dari jam 09.00 WIB hingga malam hari.

Berkumpul – Bersaudara – Bersatu

teknik mesin uii

Untuk mendukung Mata Kuliah Pengukuran Teknik dan mata kuliah lainnya yang berkaitan dengan teknik serta metode pengukuran dan mendukung kegiatan Praktikum Metrologi Industri. Peralatan yang disediakan di laboratorium ini cukup memadai diantaranya peralatan ukur digital maupun manual.

 

tanda tangan MOA mesin dengan TDSProdi Teknik Mesin tanda tangani kesepakatan kerjasama dengan TDS Thailand dalam rangka mendirikan pusat pelatihan Otomasi Industri. Acara ini dilaksanakan pada Senin 20 November 2017 di ruang audiovisual FTI UII dengan turut mengundang tamu dari dunia indutri serta perwakilan dari universitas di Yogyakarta. Dengan MOA ini nantinya akan terjalin kerjasama antara Prodi teknik mesin dengan TDS Thailand dalam pengembangan ilmu serta pelatihan kepada dosen dalam dunia otomasi. Disamping itu juga mahasiswa dapat melakukan praktek lapangan di TDS Thailand.

 

Setelah acara pembukaan ini peserta langsung mengikuti pelatihan PLC dari TDS selama tiga hari dan dilaksanakan di Laboratorium Mekatronik Teknik Mesin.

peserta pelatihan plc

 

Metode & Instrumen Pengukuran Capaian Pembelajara

Dalam rangka meningkatkan mutu dari pembelajaran di Prodi Teknik Mesin kali ini  diselenggarakan workshop Metode & instrumen pengukuran capaian pembelajaran. Sebagai pemateri utama dihadirkan pembicara dari Prodi Teknik Sipil UII, Berlian Kushari, ST., M.Eng. yang menjabarkan secara runtut tentang metode serta intrumen capaian dalam pembelajaran. Acara dilaksanakan di ruang sidang Pasca Sarjana FTI pada Kamis, 28 September 2017 dan diikuti oleh seluruh dosen di Prodi Teknik Mesin.

 

Bimbingan konseling DPA teknik mesin uii 2017Prodi Teknik Mesin FTI UII menyelenggarakan pelatihan konseling untuk dosen pembimbing akademik, acara ini adalah salah satu program PHKPS tahun 2017 ini. Sebagai pemateri adalah Dody Hertanto S.Pd., M.Pd seorang dosen dari UAD. Agenda ini diikuti oleh seluruh staf pengajar di Prodi Teknik Mesin dengan mengambil tempat di ruang sidang Pasca Sarjana FTI pada hari Rabu, 30 Agustus 2017.

 

Dengan terselenggaranya acara ini diharapkan dapat menambah inspirasi dosen untuk lebih memahami dan memotivasi mahasiswa supaya semangat dan sukses.

peserta bimbingan konseling teknik mesin uii 2017

Speaker with power-teknik mesin-uii-2017-adhieswandLagi, Prodi Teknik Mesin menyelenggarakan workshop untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan tenaga pendidiknya. Adalah workshop Speaking With Power dipilih menjadi tema pada salah satu program kerja  PHKPS tahun 2017 kali ini. Mendatangkan trainer profesional David Pranata, seorang speaker, writer dan juga seorang dosen pada dua universitas di Surabaya.

Acara ini diikuti oleh dosen dari Prodi Teknik Mesin dan juga perwakilan dari prodi lain di UII dan dilaksanakan selama dua hari penuh pada 1-2 Agustus 2017. Dr. Risdiyono, kaprodi Teknik Mesin dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk dapat menyampaikan materi kuliah ataupun penelitian pada seminar-seminar nasional maupun internasional  dengan baik tentu diperlukan pengetahuan tentang teknik-teknik dalam pembuatan materi presentasi dan skill dalam penyampaiannya, dengan acara ini diharapkan para dosen dapat lebih menginspirasi mahasiswa dan juga masyarakat luas.

Untuk mendukung proses pembelajaran yang interaktif ini digunakan ruang audiovisual 1.06 FTI UII. Dimana ruang ini dilengkapi dengan sound sistem yang memadai dan juga proyektor yang istimewa.

Speaking with power

Pada pelaksanaannya workshop ini dikemas dengan konsep live yang menarik sekali, suasana begitu hidup dengan interaksi langsung peserta dengan mentor. Penyampaian begitu rapi dan tersusun sempurna dengan variasi permainan serta praktek yang membangkitkan semangat peserta workshop speaking with power ini.

Selama dua hari itu disampaikan secara mendalam tentang dasar-dasar teknik presentasi yaitu bagaimana cara menyusun sebuah konten presentasi yang memikat hati, mendesain slide presentasi yang memukau serta membawakan presentasi yang mampu memenangkan hati audiens.

teknik mesin uii

Workshop PBL teknik mesin UII 2017Program Studi Teknik Mesin FTI UII menyelenggarakan workshop pembelajaran berbasis Probelm Based Learning (PBL) pada Kamis,Jumat 2-3 Maret 2017. Pelatihan ini dihadiri oleh dosen Prodi Teknik Mesin serta perwakilan dari prodi-prodi lain di FTI UII ini menghadirkan pembicara dari Departemen Teknik Kimia, FT UI Universitas Islam Indonesia

 

Pada sambutannya, Dr.Eng. Risdiyono selaku kaprodi Teknik Mesin FTI UII berharap dengan terlaksananya workshop pembelajaran secara PBL ini dapat memberikan inspirasi bagi dosen untuk semakin dapat memberpaiki dan meningkatkan rencana pembelajaran dan pengajaran bagi mahasiswa yang kedepan akan dilakukannya perubahan kurikulum baru. Dengan metode PBL ini mahasiswa memang dituntut lebih aktif di dalam kelas agar meraih hasil yang maksimal.

Pada mulanya Problem Based Learning (PBL) ini digunakan pada bidang kedokteran dan kini mulai diterapkan pada bidang-bidang lain. Pada dasarnya PBL ini adalah suatu metode pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai pemicu pembelajaran. Selanjutnya siswa diharapkan dapat mengidentifikasi apa yang sudah mereka ketahui, apa yang perlu mereka ketahui, dan bagaimana mendapatkan informasi baru untuk dapat menyelesaikan masalah. Proses pembelajaran ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan yang digunakan untuk masa mendatang mereka.

Peran pengajar adalah memfasilitasi pembelajaran dengan mendukung, membimbing dan memantau proses pembelajaran. Disamping itu Pengajar juga harus mampu membangun kepercayaan diri para siswa untuk dapat mengatasi masalah yang dihadapkan.

Alhamdulillah

Perkenankan kami berbagi rasa syukur kami atas perolehan predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)  untuk Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia.

Terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan bantuan, dukungan, dan doa.

Semoga lebih banyak lagi karya, prestasi, dan kontribusi yang dapat kami berikan.

Jumat, 16 Desember 2016 lalu Program Studi Teknik Mesin UII (PSTM-UII) kembali menjadi tuan rumah pertemuan rutin Forum Komunikasi Jurusan/Program Studi Teknik Mesin Wilayah Kopertis 5 Yogyakarta, atau yang sering disebut sebagai FKTM-5. Dalam pertemuan kali ini selain membahas program rutin dan pengembangan dari FKTM-5, terdapat satu agenda yang merupakan permintaan khusus dari beberapa anggota FKTM-5 terkait dengan pencapaian PSTM-UII yang berhasil meraih predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Mengawali pembicaraan Dr. Risdiyono, Kaprodi PSTM-UII, menyampaikan presentasi berbagi pengalaman yang telah dilalui PSTM-UII dalam proses reakreditasi, sejak dari persiapan hingga visitasi.  Para kesempatan tersebut Dr. Risdiyono menjelaskan berbagai aspek yang dicoba ditonjolkan saat penyusunan dokumen akreditasi dan visitasi, seperti tentang visi dan misi PSTM-UII, pengembangan keunggulan spesifik di bidang manufaktur, khususnya perhiasan dan produk seni lainnya, serta kerja sama dengan institusi dalam dan luar negeri. Hal lain yang juga penting untuk disampaikan dalam dokumen akreditasi dan saat visitasi adalah mengkontraskan keadaan saat akreditasi terahir di tahun 2011 dengan keadaan faktual di 2016 untuk memperlihatkan perbaikan, perkembangan, dan kemajuan apa yang telah dialami oleh PSTM-UII.

Melanjutkan pembicaraan untuk proses teknis pengisian borang, Agung Nugroho Adi, ST, MT, koordinator pengisian borang, menyampaikan modal awal untuk menyusun dokumen akreditasi adalah kemampuan  dalam melakukan self assessment yaitu untuk melakukan penilaian sendiri terhadap capaian nilai akreditasi. Hal ini bukan merupakan hal yang sulit dilakukan karena pada dasarnya semua orang dapat mempelajarinya dari Matriks Penilaian Akreditasi yang terdapat pada buku 6 kelengkapan borang akreditasi. Dengan kemampuan self assessment tersebut PSTM-UII dapat melihat apa saja kelemahan yang harus diperbaiki sehingga dapat menyusun strategi pemenuhan standar borang melalui program pengembangan tahunannya.

Para peserta sangatlah antusias dalam bertanya ataupun berdiskusi, terutama karena beberapa prodi memang sedang mempersiapkan proses akreditasinya dalam jangka waktu dekat. “Dari presentasi tadi, banyak hal yang menginspirasi kami untuk mempersiapkan proses akreditasi mendatang, terutama terkait dengan penguatan keunggulan spesifik dan pengembangan kerja sama” demikian komentar Teguh Wibowo, ST, MT, salah seorang peserta yang merupakan dosen dari STT Adisucipto.