Teknik Mesin UII Kerjasama dengan TDS Thailand

 

tanda tangan MOA mesin dengan TDSProdi Teknik Mesin tanda tangani kesepakatan kerjasama dengan TDS Thailand dalam rangka mendirikan pusat pelatihan Otomasi Industri. Acara ini dilaksanakan pada Senin 20 November 2017 di ruang audiovisual FTI UII dengan turut mengundang tamu dari dunia indutri serta perwakilan dari universitas di Yogyakarta. Dengan MOA ini nantinya akan terjalin kerjasama antara Prodi teknik mesin dengan TDS Thailand dalam pengembangan ilmu serta pelatihan kepada dosen dalam dunia otomasi. Disamping itu juga mahasiswa dapat melakukan praktek lapangan di TDS Thailand.

 

Setelah acara pembukaan ini peserta langsung mengikuti pelatihan PLC dari TDS selama tiga hari dan dilaksanakan di Laboratorium Mekatronik Teknik Mesin.

peserta pelatihan plc

 

Metode & Instrumen Pengukuran Capaian Pembelajaran

Metode & Instrumen Pengukuran Capaian Pembelajara

Dalam rangka meningkatkan mutu dari pembelajaran di Prodi Teknik Mesin kali ini  diselenggarakan workshop Metode & instrumen pengukuran capaian pembelajaran. Sebagai pemateri utama dihadirkan pembicara dari Prodi Teknik Sipil UII, Berlian Kushari, ST., M.Eng. yang menjabarkan secara runtut tentang metode serta intrumen capaian dalam pembelajaran. Acara dilaksanakan di ruang sidang Pasca Sarjana FTI pada Kamis, 28 September 2017 dan diikuti oleh seluruh dosen di Prodi Teknik Mesin.

 

Pelatihan Konseling untuk Dosen Pembimbing Akademik

Bimbingan konseling DPA teknik mesin uii 2017Prodi Teknik Mesin FTI UII menyelenggarakan pelatihan konseling untuk dosen pembimbing akademik, acara ini adalah salah satu program PHKPS tahun 2017 ini. Sebagai pemateri adalah Dody Hertanto S.Pd., M.Pd seorang dosen dari UAD. Agenda ini diikuti oleh seluruh staf pengajar di Prodi Teknik Mesin dengan mengambil tempat di ruang sidang Pasca Sarjana FTI pada hari Rabu, 30 Agustus 2017.

 

Dengan terselenggaranya acara ini diharapkan dapat menambah inspirasi dosen untuk lebih memahami dan memotivasi mahasiswa supaya semangat dan sukses.

peserta bimbingan konseling teknik mesin uii 2017

Prodi Teknik Mesin Selenggarakan Workshop Presentasi Lanjut: Speaking With Power

Speaker with power-teknik mesin-uii-2017-adhieswandLagi, Prodi Teknik Mesin menyelenggarakan workshop untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan tenaga pendidiknya. Adalah workshop Speaking With Power dipilih menjadi tema pada salah satu program kerja  PHKPS tahun 2017 kali ini. Mendatangkan trainer profesional David Pranata, seorang speaker, writer dan juga seorang dosen pada dua universitas di Surabaya.

 

 

Acara ini diikuti oleh dosen dari Prodi Teknik Mesin dan juga perwakilan dari prodi lain di UII dan dilaksanakan selama dua hari penuh pada 1-2 Agustus 2017. Dr. Risdiyono, kaprodi Teknik Mesin dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk dapat menyampaikan materi kuliah ataupun penelitian pada seminar-seminar nasional maupun internasional  dengan baik tentu diperlukan pengetahuan tentang teknik-teknik dalam pembuatan materi presentasi dan skill dalam penyampaiannya, dengan acara ini diharapkan para dosen dapat lebih menginspirasi mahasiswa dan juga masyarakat luas.

Untuk mendukung proses pembelajaran yang interaktif ini digunakan ruang audiovisual 1.06 FTI UII. Dimana ruang ini dilengkapi dengan sound sistem yang memadai dan juga proyektor yang istimewa.

Speaking with power

Pada pelaksanaannya workshop ini dikemas dengan konsep live yang menarik sekali, suasana begitu hidup dengan interaksi langsung peserta dengan mentor. Penyampaian begitu rapi dan tersusun sempurna dengan variasi permainan serta praktek yang membangkitkan semangat peserta workshop speaking with power ini.

Selama dua hari itu disampaikan secara mendalam tentang dasar-dasar teknik presentasi yaitu bagaimana cara menyusun sebuah konten presentasi yang memikat hati, mendesain slide presentasi yang memukau serta membawakan presentasi yang mampu memenangkan hati audiens.

teknik mesin uii

Workshop Problem Based Learning

Workshop PBL teknik mesin UII 2017Program Studi Teknik Mesin FTI UII menyelenggarakan workshop pembelajaran berbasis Probelm Based Learning (PBL) pada Kamis,Jumat 2-3 Maret 2017. Pelatihan ini dihadiri oleh dosen Prodi Teknik Mesin serta perwakilan dari prodi-prodi lain di FTI UII ini menghadirkan pembicara dari Departemen Teknik Kimia, FT UI Universitas Islam Indonesia

 

Pada sambutannya, Dr.Eng. Risdiyono selaku kaprodi Teknik Mesin FTI UII berharap dengan terlaksananya workshop pembelajaran secara PBL ini dapat memberikan inspirasi bagi dosen untuk semakin dapat memberpaiki dan meningkatkan rencana pembelajaran dan pengajaran bagi mahasiswa yang kedepan akan dilakukannya perubahan kurikulum baru. Dengan metode PBL ini mahasiswa memang dituntut lebih aktif di dalam kelas agar meraih hasil yang maksimal.

Pada mulanya Problem Based Learning (PBL) ini digunakan pada bidang kedokteran dan kini mulai diterapkan pada bidang-bidang lain. Pada dasarnya PBL ini adalah suatu metode pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai pemicu pembelajaran. Selanjutnya siswa diharapkan dapat mengidentifikasi apa yang sudah mereka ketahui, apa yang perlu mereka ketahui, dan bagaimana mendapatkan informasi baru untuk dapat menyelesaikan masalah. Proses pembelajaran ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan yang digunakan untuk masa mendatang mereka.

Peran pengajar adalah memfasilitasi pembelajaran dengan mendukung, membimbing dan memantau proses pembelajaran. Disamping itu Pengajar juga harus mampu membangun kepercayaan diri para siswa untuk dapat mengatasi masalah yang dihadapkan.

Prodi Teknik Mesin UII Meraih Predikat Akreditasi A dari BAN-PT

Alhamdulillah

Perkenankan kami berbagi rasa syukur kami atas perolehan predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)  untuk Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia.

Terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan bantuan, dukungan, dan doa.

Semoga lebih banyak lagi karya, prestasi, dan kontribusi yang dapat kami berikan.

Tidak Ada Resep Rahasia Untuk Meraih Akreditasi A

Jumat, 16 Desember 2016 lalu Program Studi Teknik Mesin UII (PSTM-UII) kembali menjadi tuan rumah pertemuan rutin Forum Komunikasi Jurusan/Program Studi Teknik Mesin Wilayah Kopertis 5 Yogyakarta, atau yang sering disebut sebagai FKTM-5. Dalam pertemuan kali ini selain membahas program rutin dan pengembangan dari FKTM-5, terdapat satu agenda yang merupakan permintaan khusus dari beberapa anggota FKTM-5 terkait dengan pencapaian PSTM-UII yang berhasil meraih predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Mengawali pembicaraan Dr. Risdiyono, Kaprodi PSTM-UII, menyampaikan presentasi berbagi pengalaman yang telah dilalui PSTM-UII dalam proses reakreditasi, sejak dari persiapan hingga visitasi.  Para kesempatan tersebut Dr. Risdiyono menjelaskan berbagai aspek yang dicoba ditonjolkan saat penyusunan dokumen akreditasi dan visitasi, seperti tentang visi dan misi PSTM-UII, pengembangan keunggulan spesifik di bidang manufaktur, khususnya perhiasan dan produk seni lainnya, serta kerja sama dengan institusi dalam dan luar negeri. Hal lain yang juga penting untuk disampaikan dalam dokumen akreditasi dan saat visitasi adalah mengkontraskan keadaan saat akreditasi terahir di tahun 2011 dengan keadaan faktual di 2016 untuk memperlihatkan perbaikan, perkembangan, dan kemajuan apa yang telah dialami oleh PSTM-UII.

Melanjutkan pembicaraan untuk proses teknis pengisian borang, Agung Nugroho Adi, ST, MT, koordinator pengisian borang, menyampaikan modal awal untuk menyusun dokumen akreditasi adalah kemampuan  dalam melakukan self assessment yaitu untuk melakukan penilaian sendiri terhadap capaian nilai akreditasi. Hal ini bukan merupakan hal yang sulit dilakukan karena pada dasarnya semua orang dapat mempelajarinya dari Matriks Penilaian Akreditasi yang terdapat pada buku 6 kelengkapan borang akreditasi. Dengan kemampuan self assessment tersebut PSTM-UII dapat melihat apa saja kelemahan yang harus diperbaiki sehingga dapat menyusun strategi pemenuhan standar borang melalui program pengembangan tahunannya.

Para peserta sangatlah antusias dalam bertanya ataupun berdiskusi, terutama karena beberapa prodi memang sedang mempersiapkan proses akreditasinya dalam jangka waktu dekat. “Dari presentasi tadi, banyak hal yang menginspirasi kami untuk mempersiapkan proses akreditasi mendatang, terutama terkait dengan penguatan keunggulan spesifik dan pengembangan kerja sama” demikian komentar Teguh Wibowo, ST, MT, salah seorang peserta yang merupakan dosen dari STT Adisucipto.

Tim Kapal Prodi Teknik Mesin Menjuarai Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2016

Tim robot uii 2016

Kembali mahasiswa Teknik Mesin meraih prestasi, kali ini tim kapal Unisi Naval Robotic UII meraih Juara 3 pada kategori ERC (Electric Remote Control). Acara perlombaan KKCTBN 2016 ini diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti yang bertempat di kampus PPNS dengan mengambil tema “Kapal Navigasi Bencana”. Selama tiga hari peserta diharuskan mengikuti rangkaian perlombaan dari 29 November 2016 hingga 1 Desember 2016.

Wisnu Purnomo salah satu anggota tim mengabarkan pada hari kedua adalah waktu penilaian, kapal UII (Tytan Unisi) berhasil menempuh jarak 100 meter dengan waktu 10 detik. Penilaian manuver kapal dilakukan dengan melewati bola-bola lintasan berhasil ditempuh dengan waktu 48 detik.

Keunggulan lain dari kapal Tytan Unisi ini adalah bahan utamanya terbuat dari komposit dengan bahan khusus sehingga kapal dapat lebih ringan, hal ini bertujuan agar manuver kapal dapat dilakukan dengan stabil dan cepat. Torsi motor pun dibuat maksimal sehingga top speed pun dapat dicapai .

Tim Mobil Listrik UII Raih Juara 1

mobil listrik teknik mesin uii

Satu lagi prestasi mahasiswa Teknik Mesin kembali ditorehkan, kali ini pada ajang bergengsi Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) ke 8 2016 di Polban Bandung. Setelah tahun lalu berhasil meraih juara 1 pada kategori kecepatan, kini tim UASC dengan nama mobil Kaliurang Unisi  mendapat juara pertama pada kategori deselarasi.

 

 

Acara KMLI 8 2016 ini berlangsung pada 18 -20 November 2016 di Politeknik Negeri Bandung (Polban) di Jl. Gegerkalong Hilir, Desa Ciwaruga. Diikuti oleh 22 tim dari 19 universitas di Indonesia. Berbagai kategori dilombakan pada acara ini diataranya: percepatan, pengereman, daya tanjak, kecepatan, efisiensi, slalom.

Dalam risetnya mobil terbaru ini disematkan teknologi baru diantaranya penggunaan BMS (Battery Management System), sistem IoT (Internet of Things) dimana sebuah objek ini mampu menstrasfer data melalui jaringan internet tanpa bantuan manusia.

Tim Kapal Prodi Teknik Mesin FTI UII Mengikuti Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2016

tim kapal teknik mesin uii 2016

Tim Kapal UII kembali mengikuti ajang Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) di tahun 2016. Acara ini diprakarsai oleh Ristekdikti dan dilaksakanan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 29 November 2016 hingga 1 Desember 2016. Kontes ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk ajang untuk menumbuhkan kreatifitas dalam rancang bangun kapal, perencanaan sistem penggerak serta otomasi navigasi sebuah kapal. Salain itu diharapkan akontes ini mampu mendorong kemandirian siswa derta dapat mengembangkan rasa persatuan, nasionalisme dan cinta kemaritiman.

 

 

Di tahun 2016 ini tim Kapal UII dapat meloloskan proposal untuk mengikuti tiga kategori perlombaan :

1. Kapal Kedali Otomatis (autonomous Surface Vehicle / ASV)

2. Kapal Cepat Listrik dengan sistem Kendali Jauh ( Electric Remote Control ERC)

3. Kapal Cepat Berbahan Bakar dengan Sistem Kendali Jauh ( Fuel Engine Remote Control / FERC)

 

Wisnu Cahyo Purnomo (28/11) menyampaikan bahwa perlombaan ini harus mengikuti berbagai tahap penilaian mulai dari penilaian laporan, evaluasi kemajuan dan penentuan kapal yang dapat mengikuti kontes pada acara puncak. Tim Kapal UII diagendakan berangkat ke Surabaya pada Senin 28 November 2016, dengan mengerahkan seluruh anggota tim kapal sekitar 12 orang  serta Bapak Rahmat Riza, ST., M.Sc.ME selaku dosen pembimbing.