Yolani, Alumni Teknik Mesin UII di Bidang Alat Berat

Perkenalkan nama saya adalah Yolani Satria Anggar Bawono. Saya lahir di Blora 26 tahun yang lalu. Saya kuliah di Teknik Mesin UII mulai tahun 2005 dan Alhamdulillah lulus pada tahun 2010.

Setelah lulus kuliah saya mengawali karier saya di PT Komatsu Remanufacturing Asia (PT. KRA) pada awal tahun 2011. PT. KRA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang alat berat (heavy equipment) khususnya remanufacturing component meliputi engine, transmission, final drive, dan main pump. Selama berkarier di PT. KRA saya telah mememperoleh banyak sekali pengalaman baik di workshop maupun di field. Di awal karier saya di PT. KRA, saya ditempatkan di Quality Assurance & Quality Control Department. Di departemen ini saya mengalami serangkaian  training. Salah satunya adalah praktik langsung di workshop bersama para mekanik untuk membongkar  (disassembling) dan pasang (assembling) component yang yang mengalami schedule maupun unscheduled overhaul. Training ini berlangsung kurang lebih satu tahun sebelum penempatan berikutnya.

Pada tahun 2012 saya mendapatkan tanggung jawab sebagai FIELD ENGINEER yang bertugas di mining site sebagai perwakilan dari PT KRA. Tugas saya adalah untuk membantu troubleshooting serta melakukan monitoring produk dari PT KRA.  Pengalaman di lapangan tersebut banyakk memberikan ilmu khususnya troubleshooting komponent dari unit seperti Dump Truck, Excavator, Bull Dozer, dan Grader. Selain itu sebagai field engineer yang harus langsung berinteraksi dengan customer sangatlah merupakan pengalaman yang sangat berharga buat saya.
Pada January 2013 saya mengalami reposisi job desk sebagai Quality Assurance officer dan kembali ke head office Balikpapan. Dengan pengalaman yang telah didapatkan di lapangan semakin memberikan kontribusi terhadap kompetensi saya di bidang quality product dan analisis. Pada bulan Juli 2013 kembali saya dipindah posisi, kali ini sebagai Engine Development, yang bertugas melakukan peningkatan terhadap kualitas produk PT. KRA khususnya engine sehingga ketahanan pakai dari produk tersebut semakin meningkat.

Kompetensi yang saya gunakan saat bekerja tidaklah terlepas dari ilmu yang saya terima saat belajar di Teknik Mesin UII. Banyak hal yang saya pelajari saat kuliah terasa manfaatnya saat saya bekerja, baik bekal ilmu engineering, agama, maupun sosial kemasyarakatan.

Sukses selalu Teknik Mesin Universitas Islam Indonesia . We are proud to be your alumnus.

Budi Hermawan, Alumni Teknik Mesin UII di Bidang Pertambangan Batu Bara

Perkenalkan nama saya adalah Budi Hermawan, mulai kuliah di Program Studi Teknik Mesin UII pada tahun 2004 dan lulus di tahun 2010. Saat ini saya berkarya di PT. Anugrah Binuang Mulia (PT. ABM) yang berlokasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. PT. ABM adalah salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Saat ini saya bertugas di Divisi Transport yang bertanggung jawab menangani pengiriman batu bara yang siap didistribusikan dari area produksi batu bara ke area pelabuhan yang berjarak kurang lebih 40 Km. Pengiriman batu bara tersebut menggunakan unit-unit armada truk Hino seri ZY700 yang merupakan jenis dump truck beroda 12. Saya menjabat sebagai Foreman di Divisi Transport PT. ABM sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tugas utama saya adalah mengkoordinasikan para driver truk pengangkut batu bara agar dapat mencapai target pengangkutan batu bara sesuai dengan yang telah ditetapkan perusahaan.Tugas saya lainnya adalah mengatur kondisi lalu lintas angkutan, terutama di saat cuaca kurang mendukung untuk melakukan proses pengangkutan serta mengatur penjadwalan pemeliharaan dan membuat estimasi kerusakan unit dump truck sehingga dapat dipersiapkan spare part penggantinya. Saat ini total unit truck yang berada di bawah tanggung jawab saya berjumlah 60 buah unit dump truck.

Tas Kerja Wanita Leskap Hasil Pengembangan Dian Janari, Alumni Teknik Mesin UII

Dari sekian banyak lulusan Teknik Mesin beberapa di antaranya melanjutkan studinya di berbagai program magister. Dian Janari ST, MT adalah salah seorang di antaranya. Dian, begitu pria kelahiran Teluk Limau Palembang Sumatra Selatan ini sering dipanggil, melanjutkan studinya ke Magister Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (MTI-UII) selepas lulus dari Teknik Mesin UII.

Semenjak masih kuliah di Prodi Teknik Mesin UII kemudian Dian telah memiliki minat dalam bidang pengembangan produk. Tugas Akhir yang diambil untuk meraih Sarjana Teknik Mesin adalah pengembangan genteng bulu ayam. Minat dalam pengembangan produk ini dilanjutkan selama kuliah hingga saat ini telah lulus dari MTU-UII. Salah satu produk lain yang dikembangkan Dian adalah tas kantor wanita Leskap. Keistimewaan tas kantor wanita ini adalah dibuat dari hasil pengolahan limbah sabut kelapa dan dari situlah nama Leskap berasal. Leskap merupakan singkatan dari Lembaran Sabut Kelapa.
Tas kantor wanita Leskap diproses menggunakan pencampuran sabut kelapa dan kompon latex kemudian di press dengan alat kempa panas. Konsep desain yang digunakan untuk pembuatan tas kantor wanita leskap menggunakan konsep parsipatori, penyaringan  dan penilaian konsep desain. Dalam pengembangan produk ini Dian merupakan salah satu anggota tim pengembangan mesin pengolah sabut kelapa dan produk baru berbasis sabut kelapa, yang juga terdiri dari rof. Dr. Ir. Hari Purnomo dan Tri Apri Yudianto. Pembuatan produk tas kantor wanita leskap ditujukan untuk menghasilkan produk tas kantor wanita yang bernilai ekonomi tinggi dan meningkatkan produktivitas UKM pengolahan serat sabut kelapa yang berada di desa Tirtoadi, Sleman, Yogyakarta.

“Beberapa hal yang yang saya pelajari saat kuliah di Prodi Teknik Mesin UII yang  turut berperan dalam pengembangan produk ini, seperti teknologi komposit, dasar perancangan, analisis dan simulasi berbantuan komputer, serta pengujian produk.” Demikian penjelasan dari Dian saat ditanya bekal apa saja yang telah diperolehnya saat kuliah di Prodi Teknik Mesin UII.