Praktikum di Laboratorium Metrologi Industri

PRAKTIKUM METROLOGI INDUSTRI

Praktikum Metrologi Industri dibuat untuk menunjang teori yang diberikan pada mata kuliah Metrologi Industri. Tujuan utama dari praktikum Metrologi Industri adalah :
1. Mengenal alat ukur
a. Mengetahui bagaimana cara menggunakan alat ukur yang baik dan benar.
b. Mengetahui sampai sejauh mana kemampuan dari alat ukur tersebut.
c. Mengetahui sifat-sifat dari alat ukur.
2. Mengetahui setiap elemen geometri terdapat bermacam-macam metoda pengukuran, tergantung jenis alat ukur yang ada.
3. Mengenal akan proses pengukuran dan hasil yang dapat dicapai.
4. Mengetahui bagaimana perlakuan yang baik terhadap alat ukur, sehingga penggunaan alat ukur tersebut akan lebih lama.
5. Memahami lebih dalam arti dari ketelitian (accuracy), kecermatan (resolution) dan ketepatan (precision).
6. Memahami kontrol kualitas.

Dengan praktikum ini, diharapkan seseorang dapat menghargai akan pentingnya metrologi industri. Dengan demikian apabila telah terjun dalam masyarakat industri, seorang teknisi mampu melakukan tugasnya dengan baik dan seorang sarjana mampu merencanakan, melaksanakan ataupun memberi pengarahan dalam hubungannya dengan metrologi industri.

 

PRAKTIKUM PEMROGRAMAN KOMPUTER

 

 

PELAKSANAAN PRAKTIKUM

Buku panduan praktikum memuat berbagai tugas sesuai dengan materi praktikum. Setiap jenis tugas dilakukan oleh satu kelompok yang terdiri dari dua orang praktikan. Setiap kelompok wajib menyelesaikan seluruh modul yang telah ditentukan.
Sebelum melakukan praktikum, praktikan harus terlebih dahulu mempelajari teori yang diperlukan. Teori tersebut dapat dibaca pada buku referensi atau pada kuliah yang diberikan. Untuk menghindari kerusakan alat ukur yang diakibatkan ketidaktahuan akan cara pemakaiannya, praktikan wajib datang 10 menit sebelum praktikum dimulai.
Setiap praktikan wajib menyelesaikan laporan, yang berupa lembar kerja yang ditugaskan saja, untuk kemudian dijilid berbentuk buku laporan. Setiap praktikan mengumpulkan satu buah buku laporan. Buku laporan harus sudah diterima di sekretariat paling lambat satu minggu setelah praktikum terakhir. Setiap selesai praktikum lembar kerja dikumpulkan, untuk dilakukan pemeriksaan/koreksi dari hasil praktikum yang baru saja dilaksanakan. Jika laporan tersebut tidak memuaskan, praktikan diwajibkan untuk mengulang kembali.